Perbedaan Tingkat Kerawanan Hamil di Usia Muda dan Tua

kehamilan
kehamilan

Usia ternyata berpengaruh lho pada tingkat keberhasilan anda untuk melahirkan. Jadi, sebenarnya pada umur berapa anda pantas melahirkan?

Kondisi usia muda memang pantas mengalami kehamilan jika dilihat dari segi kesuburan dan kondisi fisik. Namun bukan berarti anda harus hamil diusia muda. Mari kita ketahui penjelasan tentang emosional dan fisik ketika menginjak usia-usia tersebut.

Perbedaan Tingkat Kerawanan Hamil di Usia Muda dan Tua :

Wanita Usia 20 Tahun-an

hamil muda

hamil muda

Ketika wanita akan beranjak pada usia 20 tahun, usia yang sangat tepat untuk memiliki momongan, karena pada usia tersebut segi biologisnya sudah cukup kuat untuk berbadan dua. Terlebih lagi, pada usia ini kesuburan sedang tinggi karena sel telur berlimpah, untuk melahirkan pun badan masih kuat. Sehingga sangat minim memiliki bayi cacat karena kualitas sel telur masih bagus.

Manfaat Lain Hamil Di Usia 20-an :

  1. Tingkat keguguran lebih rendah
  2. Sangat sedikit kemungkinan melahirkan bayi prematur pada usia ini.
  3. Risiko mengalami komplikasi sangat rendah
  4. Sangat sedikit kemungkinan terkena gangguan pada organ vital
  5. Ketika anak anda sudah besar, anda usia 40 tahun-an, masih kuat melihat anak anda kuliah

Wanita Usia 30 Tahun-an

kehamilan di usia 30 tahun

kehamilan di usia 30 tahun

Saat anda sudah memasuki usia 30 tahun, lebih baik segera rencanakan kehamilan anda, khususnya bagi anda yang belum memiliki anak. Karena kesuburan anda telah sedikit menurun, setelah anda beranjak 35 tahun, kondisi badan menurun drastis, kesuburanpun tidak seperti dulu lagi. Bagi anda yang telah melewati usia 20-29 tahun sudah waktunya membuat momongan, lepaskan pil KB anda!!! Karena usia 30 tahun proses pembuahan tidak akan secepat dulu ketika usia 20 tahun-an. Kondisi fisik juga sudah mulai menurun, itu sebabnya mengapa wanita yang hamil pada usia ini memutuskan untuk operasi Caesar.

Namun, enaknya dalam segi emosi, seorang wanita di usia 30 tahun, telah beranjak cukup dewasa, telah memiliki pengalaman sehingga membentuk kepribadian yang lebih baik. Terlebih lagi, kondisi ekonomi pada usia ini tidak terlalu kurang. Bahkan, sebagian diantara mereka telah memasuki  kemapananannya. Sehingga, tidak perlu takut kekurangan materi untuk membesarkan bayi anda. Namun di umur 30 tahun, resiko terkena komplikasi naik 2x lipat dibanding wanita yang lebih muda, maka ada baiknya anda berkonsultasi dengan dokter kandungan tentang kesehatan anda, sehingga dapat mencari jalan solusinya. Kabar baiknya walau sel telur tidak sesubur dulu, tingkat memiliki bayi kembar akan meningkat. Tetapi tidak lupa juga tingkat keguguran juga meningkat. Jadi hati-hati ya para ibu.

Wanita Usia 40 Tahun-an

kehamilan di usia 40 tahun

kehamilan di usia 40 tahun

Kemampuan perempuan untuk hamil di usia 40 tahun bisa dibilang tidak sehebat dulu. Hal ini karena sel telur menurun drastis dan tingkat kehamilan hanya mencapai 5% saja. Kualitas sel telur pun tidak sebagus dulu, tingkat keguguran, prematur, bayi kurus, dan cacat lebih tinggi. Komplikasi terhadap penyakit pun meningkat. Namun tidak untuk dihindari. Bagaimanapun, wanita yang telah melahirkan di usia 40 tahun dan hamil lagi, itu dapat menjadi suatu acuan. Setiap kehamilan akan unik, ada yang berdampak cepat lelah, energik, ngidam beberapa hal yang berbeda-beda dan lain sebagainya. Tapi dari segi medis, wanita hamil di usia 40 tahun harus lebih merawat fisik dan asupan gizinya.

Segi medis untuk Ibu Hamil di usia 40 tahun :

  1. Senam ringan khusus untuk ibu hamil di usia 40 tahun
  2. Pijatan untuk melancarkan peredaran darah
  3. Konsumsi makanan bergizi dan bernutrisi sedikit-sedikit namun rutin.
  4. Minum air putih minimal 2 Liter perhari, untuk mencegah badan dehidrasi
  5. Memberi tambahan suplemen asam folat

Diluar itu, anda harus lebih rajin melakukan berbagai pemeriksaan untuk memastikan janin tetap sehat. Dan jaga kondisi agar dapat tetap sehat.

Pada umumnya, setiap wanita memiliki persiapan kehamilan berbeda-beda. Ada yang sudah siap hamil muda dan ada juga yang siap hamil setelah mapan dan akhirnya menunda kehamilan hingga tua. Namun harus di ingat, bahwa memperlama kehamilan karena tidak siap hanya akan menyita hidup anda saja. Lebih buruknya jika anda menunda-nunda hingga akhirnya sel telur tidak berkualitas lagi, tidak hanya anda yang akan kewalahan, bayi anda juga akan terkena dampak buruknya.

Comments

comments

1 Comment on "Perbedaan Tingkat Kerawanan Hamil di Usia Muda dan Tua"

  1. tips kesehatan wanita | August 22, 2016 at 09:53 | Reply

    nice post sis!terima kasih sis!

Leave a comment

Your email address will not be published.


*


Share Ilmu Ke Teman-teman Yuk
Di Like Yaaa...
Social PopUP by SumoMe