Orang Tua Harus Tau Ciri-Ciri Anak Autis Sejak Dini

anak autisme
anak autisme

Anak adalah sebuah anugrah yang tak terhingga. Namun bagaimana bila anda diberikan anak yang luar biasa? Ya, selain pintar, anak itu biasanya memiliki kemampuan fokus di 1 bidang yang jarang terfikirkan pada anak-anak normal lainnya. Sering terdengar ditelinga kita tentang anak autis. Anak yang terkenal memiliki dunianya sendiri. Autisme itu sendiri memiliki artian faham pada diri sendiri. Sehingga anak autis cenderung hanya memahami dirinya sendiri, tanpa adanya rasa peka terhadap orang lain.

Seperti dilansir oleh beberapa Novel kisah nyata tentang anak autis. Ya, anak autis memiliki emosi yang tidak lazim karena pola perkembangan otaknya berbeda. Mari kita cari tau ciri-ciri anak autis.

1. Ketidak Mampuan Bersosialisasi

sulit berkomunikasi

sulit berkomunikasi

Anak yang memiliki gejala autis dapat terlihat dari ketidak tertarikannya terhadap lingkungan sekitar, atau permainan yang dimainkan oleh teman-teman sebayanya. Anak autis tidak sensitif terhadap lingkungan sekitar, mereka sama sekali tidak tertarik dengan lingkungan sekitarnya, hal ini tergantung dari tingkat autis si anak. Mereka juga tidak menyukai kontak mata, mereka terkesan kaku untuk berinteraksi. Untuk mengeluarkan satu patah kata saja sulit, apalagi bila harus menjelaskan sesuatu lebih dari 1 kalimat. Hal ini benar-benar sangat signifikan terlihat, terlebih rata-rata anak autis memiliki sifat pendiem, penakut dan penyendiri.

2. Sulit Berempati

cepat marah

cepat marah

Anak autis sangat tidak bisa merasakan perasaan orang lain, intonasi nada pada lawan bicaranya tidak terlalu dihiraukan atau dengan kata lain tidak peka. Mereka tidak memahami bahasa tubuh, anak autis seperti ini sebenarnya dapat dilatih di psikiater anak. Kesulitan berempati ini harus dilatih hingga perlahan-lahan anak dapat mengetahui perasaan orang-orang disekitarnya. Maka bagi para orang tua yang telah mengetahui bila anaknya autis, lebih baik berbicara tanpa harus ada yang ditutup-tutupi namun tetap menjaga perasaan sang anak. Perlahan anda bisa melatih dengan mengeluarkan suatu mimik senang, sedih, gembira, dan lain-lain. Agar sang anak dapat belajar sedikit-sedikit.

3. Tidak Menyukai Kontak Fisik

sulit berkomunikasi

sulit berkomunikasi

Anak autis cenderung menyendiri, mereka menemukan kenyamanan didalam dunianya sendiri. Seperti yang tertulis dalam novel yang dibuat oleh Torrey Hayden, peneliti anak autis sekaligus guru psikiater menjelaskan bahwa “anak autis bukanlah anak yang harus dibedakan, namun butuh penanganan lebih spesial dibanding dengan anak-anak pada umumnya.” Ketika anak autis diajak ngobrol, atau digenggam tangannya, secara spontan mereka akan melepaskan genggaman tersebut, sebagian akan langsung terdiam dan sebagian ada yang menjauh, tergantung dari tingkat autis mereka.

4. Gangguan Berbicara

Bayi umumnya mengalami kemampuan berbicara pada umur 12 hingga 18 bulan. Setidaknya mereka mulai dapat memahami dan mengatakan beberapa kata. Pada anak autis, terdapat beberapa kesulitan untuk berbicara, bahkan sebagian besar dari anak autis tersebut baru bisa berbicara hingga sedikit beranjak dewasa, dengan intonasi yang khas dan biasanya mengulang kata-kata yang sama lalu kembali diam di dalam dunianya. Hal ini dapat diatasi oleh para orang tua dengan sering mengajak ngobrol sang anak, membacakan dongeng, agar anak mempelajari banyak kosakata. Solusi ini bersifat membantu saja.

5. Perkembangan Tidak Seimbang

Pada anak autis, perkembangan otak mereka akan berkembang di satu sisi saja. Hal yang sering saya liat, anak yang menderita autis lebih berkembang dalam segi motorik, di sisi lain segi komunikasinya kurang. Tanpa penanganan dokter spesialist anak autisme maka anak autis akan terbelakang. Jadi bila anda menangkapi anak dengan ciri-ciri seperti di atas, lebih baik segerakan di bawa untuk terapi.

6. Tidak Menyukai Suara Keras, Aroma dan Cahaya Terang

Perubahan suhu saat dari panas mendadak hujan, hal ini salah satu yang mengganggu untuk penderita autis. Suara keras yang timbul mendadak juga akan mengagetkan mereka. Menurut sebagian orang diyakini bahwa orang autis harus diberitahu terlebih dahulu dengan keadaan sehingga mereka dapat mempersiapkan diri untuk menghadapinya karena ternyata hal yang mendadak yang membuat mereka tidak nyaman dan terganggu.

ciri-ciri anak autis

ciri-ciri anak autis

Ciri-Ciri Anak Autisme Berdasarkan Usia :

  • 0-6 bulan : anak terlihat tenang, terlalu sensitif, jarang menangis, menggerakan-gerakan kaki dan tangan secara berlebihan ketika sedang mandi, jarang menangis, dan tidak adanya kontak mata pada Ibu ataupun orang-orang sekitarnya
  • 6-12 bulan : bila digendong kaku, tidak tertarik dengan mainan anak, tidak peka dengan bahasa, tidak berceloteh, pada masa ini biasanya anak memandang satu benda dan memegangnya sangat lama.
  • 2-3 tahun : disini terlihat kurang tertariknya bersosialisasi, tidak ada kontak mata pada siapapun, dan sangat kaku.
  • 4-5 tahun : Senang berteriak, gampang emosi, terkadang menyakiti diri sendiri, dan menirukan suara-suara aneh dengan durasi yang lama dan terus diulang-ulang.

Comments

comments

Be the first to comment on "Orang Tua Harus Tau Ciri-Ciri Anak Autis Sejak Dini"

Leave a comment

Your email address will not be published.


*


Share Ilmu Ke Teman-teman Yuk
Di Like Yaaa...
Social PopUP by SumoMe