Kelebihan dan Kekurangan Melahirkan Menggunakan Metode Water Birth

ibu hamilibu hamil
Share Ilmu Ke Teman-teman Yuk...Share on FacebookTweet about this on TwitterShare on Google+Pin on PinterestShare on StumbleUponShare on TumblrDigg thisShare on LinkedIn

Siapa yang tidak mau melahirkan normal? Namun tidak sedikit juga para ibu yang terpaksa melakukan caesar karena faktor kondisi. Maka dari itu, medis mengenalkan proses melahirkan dalam air atau yang lebih dikenal dengan Water Birth. Merupakan metode persalinan yang sedang digandrungi oleh para calon Ibu di Indonesia. Sebelumnya diketahui bahwa Water Birth populer di negara-negara Eropa, khususnya Prancis dan Rusia di tahun 1970-an. Merasakan rasa sakit ketika proses persalinan memang terdengar wajar, namun sakit luar biasa yang dirasakan sang calon ibu membuat metode water birth banyak dipilih. Sebagian para ibu pun tertarik untuk dapat menggunakan metode ini namun tidak sedikit juga justru takut, mengingat metode ini juga memiliki risiko, hingga munculah pro dan kontra.

ibu hamil

ibu hamil

Proses melahirkan didalam air sendiri membuat sang ibu harus berada dalam posisi jongkok, duduk atau posisi lainnya yang disarankan selain itu membuat ibu nyaman untuk mengejan dalam air, sehingga jelas metode persalinan ini dapat dibilang berbeda dengan proses persalinan normal maupun persalinan dengan jalan operasi caesar. Kolam yang digunakan sendiri sudah disterilisasi, sementara air yang akan diisikan kedalam kolam mempunyai suhu 36 hingga 37 derajat Celcius, suhu tersebut sama dengan suhu tubuh.

Kelebihan Melahirkan Dalam Air

Walaupun masih terjadi pro dan kontra dikalangan medis namun metode persalinan water birth mempunyai beberapa kelebihan yang sebelumnya telah dibuktikan dalam sebuah penelitian, salah satunya adalah dapat mengurangi rasa sakit sehingga memungkinkan untuk tidak menggunakan obat pereda rasa sakit. Hal ini dikarenakan air hangat yang digunakan untuk ibu beredam dapat meringankan rasa sakit akibat kontraksi tersebut dan juga mempermudah proses mengejan. Selain itu penggunaan air hangat ini juga dinilai lebih memudahkan bagi bayi untuk lahir. Selama sembilan bulan janin berenang di dalam air ketuban sehingga kondisi melahirkan dalam air juga dapat membuat bayi lebih nyaman.

Kelebihan Melahirkan Menggunakan Metode Water Birth :

1. Lebih Rileks

melahirkan dalam air

melahirkan dalam air

Air hangat dapat memberikan efek relaksasi bagi calon ibu, karena otot-otot persalinan menjadi lebih elastis. Kondisi rileks ini dapat membantu sang ibu untuk dapat bernapas secara lebih teratur sehingga dapat mengurangi rasa sakit ketika kontraksi.

2. Lebih Mudah Bergerak

Berada dalam kondisi yang mengapung dalam air, akan membuat calon ibu akan lebih ringan dan lebih mudah untuk dapat bergerak mencari posisi nyaman. Selain nyaman, posisi tersebut juga mempermudah untuk bayi lahir. Namun walaupun demikian aturan posisi yang disarankan adalah posisi lutut lebih rendah dari pada posisi pinggul.

3. Dukungan Gravitasi

Posisi jongkok atau duduk dalam kolam lebih memudahkan ibu untuk dapat melahirkan termasuk mengejan, hal ini juga didukung gaya gravitasi. Metode ini sangat berguna bagi seseorang yang mengalami kekurangan fisik.

4. Lebih Privasi

Kelebihan lainnya melahirkan dengan metode water birth adalah dapat memberikan privasi lebih banyak, efeknya dapat ditingkatkan jika lampu dalam ruangan di redupkan dan ruangan dalam keadaan sepi atau tidak terlalu berisik.

Baca Juga : 8 Benda Ini Tidak Boleh Dipinjamkan Kepada Siapapun

Resiko Melahirkan di Dalam Air

Ada beberapa resiko yang turut membayangi proses persalinan dengan metode water birth, pada sang ibu sendiri dikhawatirkan ibu akan mengalami hiportemia yaitu dimana suhu tubuh sangat rendah yang diakibatkan oleh proses persalinan yang lebih lama daripada waktu yang diprediksikankan. Selain pada ibu ada juga resiko bagi sang bayi diantaranya adalah :

1. Infeksi

Risiko infeksi yang secara tidak sengaja disebabkan oleh ibu yang buang air dalam kolam ketika proses mendorong keluar bayi. Biasanya untuk menghindari resiko infeksi ini pihak rumah sakit dibekali dengan aturan yang ketat mengenai membersihkan kolam setelah setiap dilaksanankan water birth dan memantikannya dalam kondisi higienis setiap kali akan digunakan. Walau begitu, sangat dikwatirkan ada infeksi pada bayi anda.

Baca Juga : 8 Macam Buah Yang Baik Dikonsumsi Untuk Ibu Hamil

2. Tenggelam

bayi tenggelam

bayi tenggelam

Resiko lainnya adalah kemungkian bayi kesulitan untuk bernapas saat berada di dalam air, jika terus dibiarkan kemungkinan ada resiko tenggelam yang dapat membuatnya mengalami asphyxiation. Kurangnya oksigen bagi bayi, walau pada dasarnya bayi tidak akan memulai bernafas pada 10 detik pertama. Namun kekuatan ibu untuk mengejan berbeda-beda.

3. Kerusakan Tali Pusat

Umumnya, bayi akan langsung dibawa ke permukaan agar dapat segera menghirup udara, namun hal ini beresiko sangat fatal, tindakan berisiko dalam merusak tali pusat. Jika itu terjadi, akan terjadi pendarahan yang cukup banyak hingga dapat menyebabkan anemia.

4. Radang Paru-paru

Penelitian ini belum terbukti jelas, namun tetap harus menjadi pertimbangan. Water birth memanfaatkan kondisi air, sehingga harus tetap menjaga suhu air di 36-37 derajat Celcius. Dari berbagai resiko, hal yang ditakutkan adalah bayi terkena radang paru-paru dari bakteri pada kolam, kontaminasi kotoran dengan air yang menempel pada bayi dan sindrom aspirasi mekonium.

Kondisi-kondisi Yang Melarang Proses Persalinan Water Birth :

  • Wanita berusia lebih dari 35 tahun atau kurang dari 17 tahun

  • Diprediksi melahirkan bayi kembar

  • Sedang mengalami infeksi

  • Bayi premature

  • Mengalami komplikasi

  • Posisi bayi sungsang.

  • Kemungkinan bayi yang akan dilahirkan berbobot besar.

proses water birth

proses water birth

Bagi Anda yang juga berencana untuk menjalani persalinan dengan metode water birth maka disarankan untuk terlebih dahulu mengkonsultasikannya kepada dokter untuk memastikan kondisi Anda, apakah memungkinkan atau tidak. Selain itu Anda juga disarankan untuk melakukan senam hamil untuk melatih pernapasan serta melenturkan lubang vagina. Anda pun perlu memilih rumah sakit yang mempunyai melahirkan dalam air dengan dilengkapi oleh adanya tenaga dokter serta perawat yang sudah profesional yang sudah terlatih.

Baca Juga : Perbedaan Tingkat Kerawanan Hamil Di Usia Muda Dan Tua

Hal-hal Yang Harus Dipertimbangkan :

  • Ahli medis yang bersertifikat
  • Biaya lebih mahal ( 7-15 juta )
  • Cermat menentukan kapan mulai masuk ke kolam
  • Pastikan bidan anda profesional dalam bidangnya
  • Kebersihan kolam harus benar-benar terjaga
  • Pengendalian infeksi
  • Membuat opsi lain jika hal yang tidak terduga terjadi
  • Jaga temperatur air
  • Sebelum proses persalinan, banyak-banyaklah minum air putih

Metode apapun yang anda jalani, pastikan keselamatan anda dan bayi anda menjadi prioritas utama. Dimulai saat masa kehamilan untuk mengikuti senam ibu hamil, menjaga kesehatan, memberi asupan bernutrisi adalah awal tubuh sehat. Dengan kondisi tubuh yang sehat, tidak menjadi masalah menggunakan metode apapun juga.

Share Ilmu Ke Teman-teman Yuk...Share on FacebookTweet about this on TwitterShare on Google+Pin on PinterestShare on StumbleUponShare on TumblrDigg thisShare on LinkedIn

Comments

comments

Be the first to comment on "Kelebihan dan Kekurangan Melahirkan Menggunakan Metode Water Birth"

Leave a comment

Your email address will not be published.


*


Share Ilmu Ke Teman-teman Yuk
Di Like Yaaa...
Social PopUP by SumoMe