Dampak Negatif Dan Dampak Positif Penggunaan Lulur

tips merawat kulittips merawat kulit
Share Ilmu Ke Teman-teman Yuk...Share on FacebookTweet about this on TwitterShare on Google+Pin on PinterestShare on StumbleUponShare on TumblrDigg thisShare on LinkedIn

Pasti semua orang tau dengan salah satu alat mandi yang biasa disebut dengan lulur, terlebih terdapat berbagai merek dengan manfaat yang sama. Luluran adalah kegiatan yang sangat disukai oleh kaum wanita, karena dengan luluran badan tampak begitu segar, bersih dan bercahaya. Tidak sedikit wanita memanjakan diri dengan luluran mau dirumah ataupun di Spa. Iklim tropis tentu menyebabkan sel-sel kulit mati dan nampak kusam, tentu saja hal ini akan sangat mengganggu kecantikan wanita. Dan tidak heran jika kegiatan luluran adalah salah satu kegiatan yang sangat sering wanita lakukan lho. Disini kami akan jelaskan tentang cara berlulur dengan baik, dampak positif luluran dan dampak negatifnya.

Pertama-tama Ketahui Dulu Cara Berlulur Dengan Baik

perawatan kulit

perawatan kulit

1. Lakukan mandi seperti biasa, tetapi lebih baik bila menggunakan sabun antiseptik. Hal ini berguna untuk mengangkat kuman-kuman yang mati, kotoran-kotoran dan keringat yang masih menempel pada kulit. Pembersihan kulit sebelum berlulur berguna agar manfaat lulur terserap secara maksimal ke dalam pori-pori kulit.

2. Setelah badan dibilas dari sabun antiseptik dan bersih dari semua kotoran, seperti biasa gunakan handuk bersih untuk mengeringkan badan, dalam saat kulit terasa lembab disaat inilah anda dapat mengaplikasikan lulur ke kulit anda, balurkan lulur kesulur tubuh hingga kekulit yang terdapat lipatan-lipatan seperti leher belakang, ketiak, lipatan lutut, dan lengan dengan cara menggosokannya dengan arah memutar-mutar. Jangan lupa lakukan pijatan kecil untuk melancarkan peredaran darah dikulit.

3. Diamkan balutan lulur di tubuh anda selama 10-20 menit, jika dirasa sudah terasa segar lalu anda dapat membilasnya dengan tangan anda terlebih dahulu, pastikan badan anda bersih dari lulur lalu bilas lagi hingga benar-benar bersih.

4. Proses terakhir adalah pengeringan badan. Pastikan badan anda benar-benar kering sebelum menggunakan pelembab kulit. Proses luluran pun selesai. Anda dapat merasakan perbedaannya langsung.

Selain dari cara, adapun penjelasan yang akan kami informasikan tentang dampak lulur yang digunakan setiap hari.

Dampak Negatif :

kulit halus

kulit halus

Penggunaan lulur pada setiap orang berbeda-beda, ada yang menggunakan 1-3x dalam seminggu ada juga yang 3x dalam sehari. Ketika seseorang ingin tampil putih, terawat, awet muda dan cantik terkadang melakukan perawatan secara berlebihan. Salah satunya dengan penggunaan lulur yang tidak tepat. Menurut dr. Ratna yang diwawancarai oleh Liputan6 menjelaskan bahwa ” Penggunaan lulur dalam jarak waktu yang berdekatan sangat tidak baik, justru membuat kulit cepat rusak terlebih jika cara penggosokannya salah”. Bila anda termasuk wanita yang sering bepergian keluar, terkena debu dan terkena sinar matahari ada baiknya 1x1minggu melakukan luluran. Adapula scrub lulur yang tidak sehat untuk kulit adalah, butiran scrub yang terasa keras bila digosokan pada kulit, adapun scrub yang baik untuk kulit mengandung homogen dan tidak kasar.

Adapun dampak positif penggunaan lulur jika digunakan sewajarnya.

Dampak Positif :

perawatan kulit

perawatan kulit

1.Kulit Terasa Segar

Luluran bukan hanya untuk salah satu cara pemutihan badan. Tetapi dengan luluran, dapat membantu pori-pori agar tetap mendapatkan rangsangan positif, sehingga kulit dapat bernafas hingga ke lapisan kulit terdalam. Jika anda termasuk wanita yang sering bermain diluar rumah atau lingkungan yang berdebu, jangan ragu untuk melakukan luluran beberapa kali dalam sebulan agar kulit terasa segar.

2. Membuat Badan Rileks

Luluran dengan pijatan lembut dapat melancarkan aliran darah sehingga akan mengurangi tingkatan stress. Luluran juga termasuk salah satu sarana rileksasi, selain harga terjangkau anda dapat mendapatkan kulit yang putih, halus dan segar.

3. Membuat Awet Muda

Kulit yang jarang dirawat akan terlihat kusam, kering hingga nampak terlihat keriput. Karena kurangnya nutrisi pada kulit dan berbagai faktor lain seperti terkikisnya kulit mati, terlalu sering kena panas matahari, faktor umur yang bertambah, kurangnya pasokan air minum pada tubuh. Dengan luluran, nutrisi kulit tetap terjaga tidak lupa dengan mengkonsumsi buah-buahan dan pasokan air minum yang cukup.

Share Ilmu Ke Teman-teman Yuk...Share on FacebookTweet about this on TwitterShare on Google+Pin on PinterestShare on StumbleUponShare on TumblrDigg thisShare on LinkedIn

Comments

comments

4 Comments on "Dampak Negatif Dan Dampak Positif Penggunaan Lulur"

  1. Cauchy Murtopo | November 10, 2014 at 09:26 | Reply

    Menurut saya lebih baik cantik yang alami saja tidak usah dibuat-buat seperti pakai lulur.

  2. vinka auriliaagatha | December 26, 2015 at 10:59 | Reply

    cantik memang penting tapi jangan lupa semua itu akan hilang.

  3. kursus kecantikan | February 17, 2016 at 11:24 | Reply

    Makasih buat infonya, sangat bermanfaat.

Leave a comment

Your email address will not be published.


*


Share Ilmu Ke Teman-teman Yuk
Di Like Yaaa...
Social PopUP by SumoMe