8 Cara Meredam Amarah Dalam Kehidupan Sehari-hari

marahmarah
Share Ilmu Ke Teman-teman Yuk...Share on FacebookTweet about this on TwitterShare on Google+Pin on PinterestShare on StumbleUponShare on TumblrDigg thisShare on LinkedIn

Amarah adalah salah satu emosi manusia yang berlebihan karena manusia diciptakan dengan amarah untuk menjaga diri dari hal-hal berbahaya di lingkungan sekitarnya. Mungkin sering anda dengar orang-orang berbicara “kasihanilah orang-orang ” . Mulai sekarang anda harus dapat memulai untuk mengasihani orang-orang yang memarahi anda dan berdoa agar mereka diberi kesabaran.

Kemampuan setiap orang untuk mengatasi amarahpun berbeda-beda, tergantung dari cara mendidik anak yang benar, dan lingkungan sekitar anda. Tidak dipungkiri bahwa tingkat pendidikan seseorang juga berdampak besar kepada kemampuan mengatur amarah, namun jika anda belajar secara terus menerus untuk mengendalikan amarah, latar belakang tidak menjadi masalah untuk anda.

Setiap orang akan selalu mengharapkan jalan hidupnya untuk terus aman, damai dan tentram. Entah dalam lingkungan keluarga, di kampus atau dimanapun anda berada. Namun siapa sangka, jika suatu waktu anda dapat terlibat dalam suatu masalah yang meningkatkan sifat amarah anda muncul.

marah

marah

Ciri-ciri orang yang tidak bisa mengendalikan amarah / emosi :

  1. Berbicara dengan nada tinggi
  2. Jika marah merusak barang-barang disekitarnya
  3. Melakukan hal-hal berbau anarkis
  4. Berbuat kriminal pada orang lain
  5. Melakukan hal yang merugikan diri sendiri contohnya narkoba, alkohol, dsb
  6. tips menghilangkan depresi yang teramat sangat
  7. Dendam

Cara-cara Meredam Amarah / Emosi :

1. Diam

 

diam

diam

Ketika seseorang sedang marah, sel-sel saraf akan bunuh diri, jika anda sering lihat berita, terpampang jelas tidak sedikit orang yang melakukan tindakan konyol ketika sedang emosi. Saat anda sedang marah anda akan menciptakan suasana yang memanas dengan nada-nada yang tinggi. Mungkin anda pernah dengar kalimat yang berbunyi ” Ketika marah, anda hitung angka dari 10 sebelum berbicara. Namun jika sudah terlalu marah, hitung dari seratus. ” Hal ini menunjukan betapa bergunanya diam ketika kita sedang berada disituasi ini.

2. Acuh

acuh

acuh

Didunia ini, anda akan selalu menemukan orang-orang yang menyukai anda ataupun sebaliknya. Namun apa jadinya jika orang lain ingin membuat anda emosi? Hal yang pertama anda lakukan dengan intropeksi, perbaiki hubungan namun bila usaha itu sudah tidak berfungsi anda dapat mulai dengan bersikap acuh kepada orang-orang yang ingin membuat anda marah.

3. Belajar Bertoleransi

toleransi

toleransi

Anda tidak akan pernah tau apa yang telah terjadi pada orang lain, walaupun orang lain sering memberi kesan buruk. Namun tidak semudah itu, anda menilai orang lain. Sama seperti orang lain atau mungkin diri anda sendiri yang sering terpancing emosi karena ukuran masalah dari hal sepele hingga besar. Mulai saat ini, anda harus belajar bertoleransi menghadapi orang-orang yang menyebalkan terutama yang memancing amarah anda.

4. Jangan Menyimpan Amarah

tidak memendam emosi

tidak memendam emosi

Sifat dendam dan dengki akan membuat anda terus memegang kebencian dan amarah. Hal ini akan lebih sakit karena hati anda yang terkecam dengan amarah yang terus menerus. Ketika anda harus berkomunikasi dengan orang-orang yang memang labil dan tidak dapat mengontrol emosinya, anda lebih baik memaafkan dan merelakannya. Adapun hal yang membuat anda terus berkomunikasi dengan seseorang yang emosionalnya tingkat tinggi, anda harus mulai profesional.

5. Intropeksi

intropeksi

intropeksi

Intropeksi adalah sesuatu yang sering orang lakukan karena paling gampang, namun tinjaulah dari berbagai sudut permasalahan. Jangan hanya bisa menyalahkan orang lain. Membuka fikiran adalah salah satu cara anda melatih tingkat kedewasaan. Dengan cara mengintropeksi diri sendiri tidak akan terlalu sulit daripada mengkoreksi kesalahan orang lain yang hanya akan membuat anda lebih emosi. Luangkan 10 – 30 menit untuk mengaca dan mulailah intropeksi. Jika anda salah, segerakan untuk meminta maaf. Jika memang anda benar, coba mulai rundingkan dan ambil jalan keluarnya.

6. Bermeditasi

meditasi

meditasi

Siapa sangka meditasi akan membuat anda lebih bisa mengontrol diri . Dengan bermeditasi, anda dapat mengendalikan hasrat negatif dari dalam diri anda. Anda dapat melakukan rutinitas meditasi mulai sekarang saat pagi atau sebelum tidur, meditasi dapat anda coba dan lakukan secara rutin.

 

 

7. Curhat

curhat

curhat

Sesi curhat akan selalu ada ditengah masalah, mau masalah sudah tuntas, sedang terjadi atau belum terjadi. Diberi suatu pengalaman dimasa lalu tentu anda akan lebih menjaga diri dari hal-hal yang tidak diinginkan. Curhat adalah ajang yang sangat penting, namun anda lebih baik curhat ke orang yang tepat, tidak mungkin kan anda di olok-olok teman karena curhat ini-itu salah. Cobalah curhat ke orang yang tepat yang akan dapat memberi solusi terbaik, jika masalah yang anda hadapi sangat berat, anda dapat gunakan jasa psikiater untuk mencari solusi terbaik.

8. Fikirkan Solusi Singkat

solusi singkat

solusi singkat

Setiap masalah tentu akan ada solusinya, jika anda sudah terlanjur dimarahi lebih baik anda tahan emosi. Menyendiri untuk beberapa saat dan fikirkan solusi singkat. Lakukan hal ini jika anda ditemukan oleh beberapa masalah.

Share Ilmu Ke Teman-teman Yuk...Share on FacebookTweet about this on TwitterShare on Google+Pin on PinterestShare on StumbleUponShare on TumblrDigg thisShare on LinkedIn

Comments

comments

7 Comments on "8 Cara Meredam Amarah Dalam Kehidupan Sehari-hari"

  1. SAYA BERTERIMA KASIH SEKALI KEPADA PENULIS ARTIKEL INI KARENA SETELAH SAYA MEMBACANYA, SANGAT MEMBANTU SAYA KARENA DALAM KEHIDUPAN SAYA, ADA YANG TIDAK SENANG DENGAN SAYA. MAKA DARI ITU, DIA SELALU MELAKUKAN HAL-HAL YANG MEMBUAT SAYA EMOSI DAN SAYA TIDAK DAPAT MENGENDALIKAN DIRI SAYA. SETELAH SAYA MEMBACA ARTIKEL INI SAYA AKAN BERUSAHA MEMPRAKTEKKANNYA DALAM KEHIDUPAN SAYA DAN SAYA AKAN BERUSAHA UNTUK TIDA TERPANCING LAGI. SEKALI LAGI TRIMS……

  2. thanks gan atas informasinya gan.. menarik

  3. saya ucapkan terimakasih kepada penulis artikel ini, karena setidaknya saya menjadi lebih tenang. saya akan berusaha untuk selalu tidak terpancing emosi.

  4. thanks gan infonya

  5. Fedi feri yansyah | March 11, 2017 at 22:49 | Reply

    Saya berfikir setelah membaca ini saya harus apa.. Tapi rasa sakit di hati tidak akan pernah hilang???

Leave a comment

Your email address will not be published.


*


Share Ilmu Ke Teman-teman Yuk
Di Like Yaaa...
Social PopUP by SumoMe