5 Manfaat Terapi Lintah Bagi Kesehatan

titik akupunturtitik akupuntur
Share Ilmu Ke Teman-teman Yuk...Share on FacebookTweet about this on TwitterShare on Google+Pin on PinterestShare on StumbleUponShare on TumblrDigg thisShare on LinkedIn

Anda pasti pernah mendengar kata ‘lintah’? Binatang yang termasuk jenis cacing ini sangat menggelikan dan jijik sekali. Mendengar namanya saja sudah membuat mual dan takut. Untuk memegangpun sangat tidak mungkin karena kemungkinan yang terjadi darah anda disedot. Lintah merupakan binatang sejenis cacing yang menghisap darah, binatang ini dapat anda temukan dengan mudah pada saat musim hujan atau di daerah lembab seperti hutan hujan tropis, rawa, sawah atau tempat lembab lainnya.

Lintah sudah dikenal sejak ratusan tahun lalu sebagai salah satu binatang yang berguna sebagai terapi alternatif beberapa penyakit terutama yang berhubungan dengan peredaran darah. Proses terapi lintahpun sangat simpel, hanya tempelkan lintah pada titik-titik akupuntur sesuai dengan penyakit pasien, kemudian secara otomatis lintah akan menghisap darah kotor pasien. Lintah memiliki alat berbentuk bulat di kedua ujung tubuhnya yang berfungsi untuk menghisap darah. Ukuran yang digunakan juga beraneka macam, khusus untuk kecantikan biasanya menggunakan lintah berukuran kecil dan ditempelkan pada wajah. Untuk penyakit berat seperti diabetes, paru-paru, liver biasanya menggunakan lintah yang besar. Namun tidak mungkin lintah besar digunakan pada kulit wajah karena gigitan lintah besar akan susah pudar. Sekali sedot lintah dapat menampung 15 hingga 20 ml darah. Jenis lintahnya pun tidak sembarangan. Untuk terapi lintah biasanya menggunakan jenis lintah Hirudo Medicinalis, biasanya disebut lintrah kerbau.

lintah

lintah

Apa Saja Kandungan Dalam Air Liur Lintah ?

1. Zat Hirudin

Zat hirudin, zat yang biasa digunakan pada operasi syaraf-syaraf kecil ini berfungsi untuk menghambat pembekuan darah, mengurangi tersumbatnya aliran darah karena zat ini mengandung 65 asam amino. Pada orang tua, kemungkinan terjadinya pembekuan darah sangat tinggi.

2. Zat Histamine

Zat histamine atau yang terkenal dengan sebutan bioamina, pertama kali ditemukan oleh Dale dan Laidlaw pada tahun 1910. Awalnya zat ini hanya sebagai perantara reaksi anafilaktik saja. Namun dikembangkan ke beberapa komposisi makanan dan minuman. Zat histamin pada air ludah lintah memiliki fungsi sebagai pengembang.

3. Zat Thrombin

Zat ini berbeda dengan zat lain,  zat yang berfungsi mengaktifkan konversi dari fibrin dan fibrinogen untuk meningkatkan pembekuan. Selain melancarkan peredaran darah, gigitan lintah juga berguna menyembuhkan bekas luka atau luka terbuka.

4. Zat Anti Kolagen

Kolagen, sering kita dengar sebagai asupan tubuh untuk kesehatan kulit. Zat ini sering digunakan pada krim wajah agar memperhambat penuaan dini atau kerutan pada wajah. Seiring usia, produktifitas kolagen menurun sekitar 1% pertahunnya. Pada gigitan lintah, zat anti kolagen ini berfungsi sebagai pengendalian dan perawatan trombosit. Tidak sedikit wanita menggunakan terapi lintah untuk perawatan kecantikan wajah.

5. Enzim Calin

Enzim Calin berfungsi memblokir infeksi pada luka karena dapat membersihkan luka . Enzim ini terdapat pada darah kental, bertugas menghambat pembekuan darah. Dan enzim ini terdapat pada liur lintah.

6. Enzime Hirustasin

Enzime hirustasin berguna untuk melembutkan protein dalam tubuh menjadi peptone, peptidase, dst. Selain itu Enzime hirustasin bertugas menghambat tripsin, kallikrein, chymotrypsin dan G cathepsin neutropholic. Enzime ini dapat digunakan untuk berbagai penyakit pencernaan dan usus.

7. Enzime Bdellins

Enzime Bdellins berfungsi sebagai anti inflamasi, menghambat acrosin, tripsin dan plasmin. Digunakan untuk mengurangi proses peradangan pada kulit, infeksi kulit dan gatal-gatal.

8. Zat Anestesi Subsctance

Zat anestesi subsctance biasa digunakan sebagai obat bius. Pada gigitan lintah, dapat melebarkan pembuluh darah pada kulit yang dihisapnya, sehingga keuntungan bagi lintah dapat menambah porsi darah yang dihisapnya dan bagi pasien selang beberapa menit setelah lintah ditempel, tidak akan merasakan gigitan lintah.

9. Carboxypeptidase A Inhibitor

Zat ini berfungsi meningkatkan aliran darah pada lokasi gigitan. Dan ketika lintah menghisap, zat pada liurnya akan membantu menghambat pengentalan darah disekitar tubuh anda. Amazing bukan? Mau di titik wajah atau dititik rasa sakit, manfaat lintah berdampak seluruh tubuh.

10. Tryptase Inhibitor

Zat yang bisa didapati dari liur lintah, berfungsi menghambat proteolitik enzim yang berasal dari sel mast. Berguna untuk mengurangi pembengkakan dan mengurangi alergi.

Bagaimana Proses Terapi Lintah?

titik akupuntur

titik akupuntur

Biasanya lintah sudah diberikan perklakuan khusus, sehingga lintah sudah dalam keadaan bersih dan dapat digunakan untuk proses terapi. Lintah yang digunakan untuk terapi juga jenis lintah yang khusus. Proses terapinya pun bisa terbilang mudah, karena lintah hanya ditempelkan pada titik-titik akupuntur saja. Untuk ukuran lintah yang digunakan biasanya tergantung dari penyakit pasien, ada lintah khusus kecantikan yang biasanya berukuran kecil, ada lintah untuk penyakit seperti liver, paru-paru dan jantung, biasanya menggunakan lintah besar.

Manfaat Terapi Lintah Bagi Kesehatan

1. Mengobati Hipertensi

hipertensi

hipertensi

Di dalam tubuh lintah mengandung senyawa khusus, yang berfungsi membantu sistem kerja tekanan darah. Penyakit ini biasanya dialami oleh orang yang sudah lanjut usia. Untuk pengobatan pada penyakit hipertensi, terapi lintah yang dilakukan pada beberapa titik pada tubuh penderita hipertensi dapat langsung bekerja pada pembuluh vena, hasil dari terapi lintah langsung dapat Anda rasakan.

2. Mengobati Penyakit Kulit

penyakit kulit

penyakit kulit

Penyakit yang dimaksudkan bukan hanya satu jenis penyakit kulit saja, tetapi beberapa penyakit kulit yang disebabkan oleh bakteri atau virus. Contohnya eksim, borok dan herpes. Pengobatan menggunakan media lintah ternyata juga digunakan di luar negeri pada beberapa salon kecantikan, karena senyawa yang terkandung dalam air liur lintah juga dapat menjadi solusi kesehatan kulit seperti pencegahan penuaan dini.

3. Mengobati Penyakit Diabetes

diabetes

diabetes

Kematian jaringan biasanya dialami oleh penderita penyakit diabetes, kemungkinan terburuk dari kematian jaringan adalah proses amputasi. Untuk penderita diabetes dapat memanfaatkan terapi lintah karena lintah berfungsi meningkatkan aliran darah dalam tubuh sehingga sirkulasi darah menjadi lebih lancar.

Baca juga : Semut Jepang, Hewan Kecil Dengan Sejuta Manfaat

4. Mempercepat Penyembuhan Luka

 

mempercepat penyembuhan luka

mempercepat penyembuhan luka

Zat bdellins yang terdapat pada air liur lintah berfungsi membantu tubuh dalam mengatasi penyakit peradangan. Penyakit peradangan memang dapat terjadi atau menyerang bagian dalam tubuh. Contohnya : peradangan saluran pencernaan, pankreatitis, dan hepatitis.Manfaat terapi lintah mengobati penyakit kardiovaskular dan penyakit pembuluh darah. Masalah pembuluh darah tersebut dapat mengakibatkan beberapa penyakit seperti penyakit stroke, penyakit jantung dan lain-lain. Proses terapi lintah dilakukan dengan menghisap darah pasien kemudian mengeluarkan air liur yang mengandung senyawa peptide. Senyawa peptide tersebut berfungsi dengan cepat dalam mengatasi pembekuan darah dan melancarkan peredaran/sirkulasi darah.

5. Mengatasi Nyeri Sendi

nyeri sendi

nyeri sendi

Nyeri sendi adalah salah satu penyakit yang berdampak dari umur juga. Perlu diketahui sendi dalam tubuh kita dilindungi oleh lapisan-lapisan yang semakin tua lapisan tersebut semakin teriris. Nyeri sendi dialami oleh orang yang sudah tua. Nyeri sendi tidak bisa dinyatakan suatu penyakit parah, namun bila didiamkan akan mengakibatkan osteoporosis. Penderita sendi selalu mengeluh dengan rasa sakit ketika berjalan, turun tangga atau aktivitas-aktivitas yang melibatkan persendian. Untuk mengobati nyeri sendi anda, dapat dimulai dengan terapi lintah karena air liurnya mengandung anti inflamasi.

Baca Juga : 4 Hal Penyebab Nyeri Pada Pinggang Sebelah Kiri

Apa Efek Sampingnya?

Beberapa peneliti sampai saat ini belum menemukan secara pasti efek samping dari terapi lintah tersebut. Namun sangat disarankan pada orang yang  menderita anemia untuk tidak melakukan terapi lintah tersebut karena dikhawatirkan kekurangan darah dan pingsan. Tetapi sebaliknya, jika tubuh cukup darah dan selama pola makan teratur, maka terapi lintah tersebut aman untuk dilakukan. Namun terapi lintah dilarang keras untuk pengobatan pasien penderita HIV/AIDS karena pasien tersebut mengalami sistem kekebalan yang sangat rendah. Hal ini membuat resiko sangat fatal jika dipaksakan menjalani terapi lintah.

Share Ilmu Ke Teman-teman Yuk...Share on FacebookTweet about this on TwitterShare on Google+Pin on PinterestShare on StumbleUponShare on TumblrDigg thisShare on LinkedIn

Comments

comments

Be the first to comment on "5 Manfaat Terapi Lintah Bagi Kesehatan"

Leave a comment

Your email address will not be published.


*


Share Ilmu Ke Teman-teman Yuk
Di Like Yaaa...
Social PopUP by SumoMe